Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah | Humanis, Mandiri, Islami

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui partisipasi aktif dalam kegiatan International Community Service bertajuk “Kolaborasi Nusantara–Serumpun: Literasi Penguatan Kemandirian Ekonomi dan Investasi Santri Berbasis Nilai Islam bagi Pesantren Berkelanjutan.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Yayasan Darul Muttaqin, Deli Serdang.

Kegiatan pengabdian internasional ini menjadi wujud nyata sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam membangun kapasitas ekonomi berbasis nilai-nilai keislaman. Melalui pendekatan literasi ekonomi dan investasi yang terintegrasi dengan prinsip syariah, para dosen dan tim FEB UMN Al Washliyah memberikan edukasi komprehensif kepada para santri dan pengelola pesantren tentang pentingnya kemandirian finansial, pengelolaan usaha produktif, serta perencanaan investasi yang berkelanjutan.

Program ini tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga pada pembentukan karakter kewirausahaan santri agar mampu menjadi generasi yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam sebagai landasan utama. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan keuangan sederhana, pengembangan unit usaha pesantren, strategi investasi berbasis syariah, hingga penguatan ekosistem ekonomi pesantren yang berorientasi pada keberlanjutan.

Suasana kebersamaan dan antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan pihak pesantren mencerminkan semangat gotong royong serta komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi umat. Dokumentasi kegiatan yang ditampilkan memperlihatkan soliditas tim serta partisipasi aktif seluruh pihak yang terlibat.

Melalui kegiatan International Community Service ini, FEB UMN Al Washliyah menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Kolaborasi Nusantara–Serumpun menjadi simbol penguatan jejaring dan kerja sama lintas komunitas dalam membangun pesantren yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga cakap dalam pengelolaan ekonomi dan investasi, sehingga mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kesejahteraan umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *