Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah | Humanis, Mandiri, Islami

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Mahasiswa Berdampak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026, sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Program ini mengusung tema pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada pemulihan ekonomi pascabencana. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa (FEB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMN Al Washliyah terjun langsung ke lokasi untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan keuangan sederhana serta pemanfaatan pemasaran digital sebagai strategi pengembangan usaha. Edukasi ini diharapkan mampu membantu masyarakat bangkit secara ekonomi melalui pengelolaan keuangan yang lebih tertata dan strategi pemasaran yang lebih luas serta modern.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari peserta. Mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga memberikan contoh praktik sederhana yang dapat langsung diterapkan oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah. Interaksi yang terjalin menunjukkan adanya semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun kembali kemandirian ekonomi.

Selain menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan empati sosial. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Dengan semangat “FEB Generasi Champion”, kegiatan Mahasiswa Berdampak menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa FEB UMN Al Washliyah hadir sebagai solusi dan mitra strategis masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam pemulihan dampak bencana. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga keberadaan perguruan tinggi benar-benar dirasakan manfaatnya secara luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *